Rakitic Sebut Messi Sulit Untuk Dihentikan

img
Jun
14

Barcelona – Ivan Rakitic merasa antusias menghadapi Lionel Messi pada fase grup. Walau Messi bakal sulit untuk dihentikan, namun Rakitic memastikan Kroasia tak bakal mudah untuk dikalahkan.

Kroasia bakal menghadapi Argentina pada partai ketiga Grup D di 21 Juni. Laga tersebut bakal menjadi ajang reuni para bintang La Liga seperti yang Rakitic, Luka Modric, dan juga Messi pada khususnya Rakitic serta Messi yang sama-sama membela Barcelona.

Kedua tim sendiri baru empat kali berjumpa di mana Argentina menang sebanyak dua kali sementara Kroasia cuma satu kali menang dan satu sisanya berakhir dengan hasil imbang.

Sedangkan itu pertemuan yang terakhir kedua tim terjadi pada pertandingan ujicoba pada London di November 2014 yang lalu. Pada saat itu Kroasia kalah 1-2, usai sempat unggul dengan lebih dulu pada babak yang pertama.

“Pada dunia sepakbola, belum ada yang dapat menemukan resep untuk bisa menghentikan Messi. Tidak (manajer Kroasia, Zlatko) Dalic, tak aku, tak ada yang bisa,” ujar Rakitic. “Apa yang mesti kami lakukan adalah merupakan menikmati dirinya saja.”

“Kami mengukur diri kami menghadapi pemain yang terbaik dan mempunyai peluang untuk menghadapi pemain yang terbaik merupakan sesuatu yang brilian. Kami tahu bakal sulit [menghadapi Argentina], namun juga laga yang lain menghadapi Nigeria dan juga Islandia.”

“Kami sadar bila bakal istimewa menghadapi Leo, namun dirinya pun juga tahu bila apa yang kami semua mau bermain dengan bagus menghadapi dia. Itu bakal menjadi suatu motivasi. Semua mata bakal tertuju pada Leo, dan juga apapun yang dikatakan, Argentina adalah merupakan favoritnya,’’ sambung Rakitic.

“Namun kami ingin memperlihatkan pada orang-orang bila Kroasia adalah merupakan suatu tim yang bagus dan juga kami tak bakal melakukan apapun selain untuk bersaing. Kami tak semestinya dianggap enteng,” ungkap Rakitic.

Sebelum akan saling sikut, Kroasia bakal lebih dulu melawan Nigeria pada pertandingan yang pertama grup, sementara Argentina memenuhi tantangan dari Islandia di 16 Juni yang akan datang.