Menjadi Seorang Pelatih Bukanlah Mudah,Vincent Kompany

img
Aug
24

Vincent Kompany memang sukses jadi pemain Manchester City. Tetapi, Kompany tidak seberuntung itu saat coba terjun jadi pelatih serta teamnya justru turun.

Sesudah gabung City dari Hamburg pada 2008, Kompany pada akhirnya putuskan pergi dari City akhir musim kemarin bersamaan kontraknya yang habis. sukses persembahkan 4 trofi Liga Inggris, 2 Piala FA, dan 4 Piala Liga Inggris dalam kurun waktu 11 tahun.

Kompany lalu pulang kampung serta meneruskan profesinya bersama dengan Anderlecht dengan status jadi pemain merangkap pelatih.

Club raksasa Belgia itu mengambil Kompany jadi pelatih sebab pemain berumur 33 tahun itu dipandang memiliki persamaan filosofi permainan dengan manager Manchester City, Pep Guardiola.

Mengingat Pep dapat mendapatkan keberhasilan dengan tiki-takanya, Anderlecht menginginkan Kompany untuk menerapkannya di club yang bertempat di Lotto Park itu.

Tetapi fakta berlainan jauh dari keinginan. Kompany belum tunjukkan keahliannya jadi pelatih seperti waktu ia masih jadi pemain. Dari empat laga liga yang telah ditempuh, Anderlecht cuma dapat mendapatkan dua point serta tidak pernah menang benar-benar.

Walau sebenarnya selama empat pertandingan itu, Kompany turut turun bertanding di lapangan tetapi belum dapat mengangkat permainan Anderlecht.

Visi permainan ala Kompany juga mendapatkan kritik dari bekas pemain Anderlecht, Marc Degryse. Dia menyebutkan bekas pemain Manchester City itu begitu pakem ikuti style Guardiola.

Diluar itu, Degryse mengomentari aktivitas Kompany yang masih aktif bermain di tim nasional Belgia. Menurut dia, jadi juru strategi Anderlecht dia harus menyempatkan diri untuk menyiapkan taktik bersama dengan team.

“Kompany hanya manusia, tapi saya pikir dia memandang dianya seperti dewa. Pada interval internasional seseorang pelatih umumnya punyai waktu latihan intens sepanjang dua minggu, masih Kompany justru cuti untuk persiapan tim nasional Belgia menantang San Marino serta Skotlandia,” tutur Degreyse diambil dari Daily Mail.

Anderlecht jalani start terjelek mereka dalam kurun 21 tahun paling akhir serta Kompany pada akhirnya dibebastugaskan jadi pelatih. Kompany akan full jadi pemain serta asisten pelatih Simon Davies akan menggantikan pekerjaan Kompany jadi pelatih.

Pertandingan kiprah Davies termasuk berat sebab harus hadapi juara bertahan Genk, Jumat (23/8/2019) esok.