Memimpin 8 Angka dari City, Liverpool Tidak Dibenarkan untuk Sombong

img
Oct
09

 

Liverpool masih nyaman bercokol dipucuk klassemen sesaat Premier League, serta unggul delapan point atas Manchester City. Walau pimpin cukup jauh, Virgil van Dijk memperingatkan The Reds untuk tidak terbuai.

Club bimbingan Jurgen Klopp itu tampil cemerlang pada awal musim ini. Mereka sukses menyapu bersih kemenangan dari delapan laga yang telah ditempuh di Premier League 2019-2020.

Terbaru, mereka sukses membungkam Leicester City dengan score 2-1 di Stadion Anfield, Sabtu (5/10/2019). Sepasan gol The Reds diciptakan Sadio Mane pada menit ke-40 serta James Milner pada menit ke-90, sedang gol tunggal The Foxes dikandangkan James Maddison di ment ke-80.

Selain itu, hasil berlainan dicapai Manchester City. Dengan status jadi juara bertahan, City mendapatkan lima kemenangan, satu hasil seimbang, serta menelan dua kekalahan dari delapan pertandingan di Premier League.

Pada pada pertandingan minggu ke-8, Man City dengan mengagetkan kalah 0-2 dari Wolverhampton Wanderers di Stadion Etihad, Minggu (6/10/2019). Dua gol The Wolves diciptakan Adama Traore di menit ke-80 serta 90.

Dengan catatan itu, Liverpool kokoh menempati tempat tertas klassemen sesaat Premier League dengan nilai 16. Mereka unggul delapan point atas Manchester City di rangking ke-2.

Walau dapat jaga jarak cukup jauh dari City, Virgil van Dijk tidak ingin Liverpool terbuai. Masalahnya ada banyak laga yang akan ditempuh pada musim ini.

Diluar itu, The Reds harus berkaca pada perolehan pada musim kemarin. Liverpool sempat tempati pucuk klassemen pada minggu ke-19, serta unggul sampai tujuh point atas The Citizens yang menempati posisi ke-3.

Tetapi di akhir musim 2018-2019, scuad Si Merah merelakan trofi juara Premier League pada Manchester City. Liverpool ada di rangking ke-2 dengan nilai 97, ketinggalan satu angka dari City dalam tempat paling atas.

“Kami coba tahun kemarin serta sayangnya Man City dikit lebih baik. Selama ini kami telah memperoleh point,” tutur Van Dijk.

“Tetap ada ruangan untuk penambahan dalam perform kami, serta apa yang saya sebutkan awalnya, saya memandang kami harus konsentrasi pada pertandingan yang akan kami mengmelawan serta tidak lihat sela atau ketidaksamaan point di antara kami serta lainnya, atau kami serta City,” tuturnya.

“Masih ada periode repot mendatang. khususnya pada Desember serta Januari. Semuanya mungkin masih berlangsung,” kata bek Tim nasional Belanda itu.

Dari bagian yang lain, Dengan semua penampilannya, pemain sayap Liverpool yang bernama Mohamed Salah sudah jalani kontrol pada luka pada pergelangan kakinya. Luka Salah tidak begitu serius.

Karena tekel di menit ke-89 itu, winger Tim nasional Mesir itu tidak dapat meneruskan laga. Ia juga harus diganti Adam Lallana di menit ke-90+2.

Sesudah jalani kontrol, Salah alami permasalahan di pergelangan kaki kirinya. Mujur, luka yang menghajar bekas pemain AS Roma itu tidak serius.

Walau demikian, Mohamed Salah harus mangkir menguatkan Tim nasional Mesir pada interval internasional. Ia juga akan memulihkan keadaannya di pusat latihan Liverpool, Melwood.

Salah diinginkan dapat selekasnya sembuh dari luka. Karena, The Reds akan bertemu Manchester United di Old Trafford pada pertandingan minggu ke-9 Premier League, 20 Oktober 2019.

“Team tehnis Tim nasional Mesir sudah memverifikasi ketetapan untuk mengecualikan bintang Liverpool, Mohamed Salah, dari masuk dengan pusat kursus sekarang untuk mengistirahatkannya serta mengurangi beban permainan dalam periode ini,” bunyi pengakuan Federasi Sepak Bola Mesir (EFA).

Selain itu, manager Liverpool, Jurgen Klopp, merasakan berang dengan tekel keras yang dikerjakan Hamza Choudhury pada Mohamed Salah. Menurut Klopp, Choudhury semestinya diganjar kartu merah bukan kartu kuning.

“Saya berdiri di sini serta semestinya bahagia dengan beberapa pemain mencetak kemenangan, tapi saya tidak dapat lupakan kartu kuning Choudhury. Ia semestinya tahu lebih baik,” tutur Klopp.

“Tiga tahun beruntun kami ialah team dengan kartu kuning paling rendah, kami tidak lakukan beberapa hal semacam ini. Untuk perlambat Mo Salah (dengan ditekel), itu betul-betul bukan suatu hal yang bagus,” sambungnya.