Manchester City Menang 3-1 Atas Leicester

img
Dec
22

 

Manchester City berhasil mengalahkan Leicester City pada matchday 18 Premier League. Sempat ketinggalan terlebih dulu, City akhirnya menang dengan skor akhir 3-1.

Di dalam pertandingan yang berlangsung di Etihad Stadium pada hari Minggu (22/12/2019) dinihari WIB, City sempat dikejutkan dengan gol Jamie Vardy pada menit ke-22. Akan tetapi tim tuan rumah mampu bangkit dan berhasil menciptakan 3 gol melalui Riyad Mahrez di menit ke-30, penalti Ilkay Guendogan pada menit ke-42 dan Gabriel Jesus di menit ke-69.

Hasil ini pun menjaga posisi The Citizens di peringkat 3 klasemen sementara Premier League dengan nilai 38 poin. Sementara buat The Foxes, kekalahan ini tidak mempengaruhi posisi mereka di urutan 2, tapi selisih mereka dengan City saat ini cuma terpaut satu angka saja.

Jalannya Laga

Sejak peluit dibunyikan, City langsung bermain menyerang. Kesempatan emas pertama diperoleh Kevin De Bruyne pada menit ke-14. Akan tetapi sepakan keras De Bruyne cuma mengenai tiang gawang Leicester.

Tiga menit kemudian, Jesus mempunyai 2 peluang untuk menciptakan gol. Tapi Kasper Schmeichel masih bisa menghalau 2 kans City tersebut.

Keasikan menyerang, City malah mesti kebobolan terlebih dulu pada menit ke-22. Mendapatkan umpan terobosan dari Harvey Barnes, Vardy berlari dengan kencang menuju kotak penalti City sebelum akhirnya melepaskan tendangan cungkil untuk menaklukkan Ederson Moraes. 1-0 untuk Leicester.

Ketinggalan satu gol membuat City meningkatkan intensitas serangannya. City kembali memperoleh kesempatan bagus pada menit ke-25 via Raheem Sterling. Akan tetapi sepakan Sterling masih bisa diantisipasi Schmeichel.

Leicester juga tidak tinggal diam. Pada menit ke-28, Vardy kembali menebar ancaman ke gawang City melalui sebuah serangan balik. Namun kali ini penyelesaian akhir Vardy belum membuahkan gol.

Pada menit ke-30, City akhirnya mampu menyamakan skor menjadi 1-1. Menerima umpan dari Benjamin Mendy, Mahrez melakukan tusukan sebelum melepaskan tembakan keras ke arah gawang Leicester. Bola sempat mengenai Caglar Soyuncu sebelum akhirnya mengelabui Schmeichel dan bergulir masuk ke dalam gawang.

Di dalam posisi sama kuat 1-1, City pun semakin gencar menyerang. City akhirnya berhasil membalikkan skor menjadi 2-1 pada menit ke-42. Pelanggaran yang dilakukan Ricardo Pereira kepada Sterling membuat Leicester dijatuhi hukuman penalti oleh wasit Mike Dean. Guendogan yang maju sebagai algojo berhasil menunaikan tugasnya dengan menceploskan bola ke dalam gawang Schmeichel. Skor 2-1 untuk keunggulan City itu pun menutup jalannya pertandingan di babak pertama.

Memasuki babak kedua, City tetap menguasai jalannya pertandingan. Mahrez mendapatkan peluang pada menit ke-54, akan tetapi tendangannya masih bisa dengan mudah diamankan oleh Schmeichel. Empat menit berselang, Mahrez kembali memiliki kesempatan, tapi sepakannya masih belum mengarah ke sasaran.

Pada menit ke-61, giliran Leicester yang memiliki kesempatan. Di dalam situasi serangan balik, Vardy melepaskan umpan silang kepada Barnes, namun tembakannya masih dapat diantisipasi Ederson.

Alih-alih menyamakan skor, Leicester malah harus kembali kebobolan pada menit ke-69. Mendapatkan umpan mendatar De Bruyne dari sebelah kanan, Jesus yang tidak terjaga pun berhasil menceploskan si kulit bundar ke dalam gawang Leicester. City pun unggul 3-1.

Unggul 2 gol tidak mengendurkan serangan City. De Bruyne kembali memberikan ancaman ke gawang Leicester pada menit ke-75, akan tetapi tendangan jarak jauhnya masih bisa diantisipasi Schmeichel.

Pada sisa waktu pertandingan, City berusaha mencari gol tambahan, tapi sampai peluit panjang dibunyikan wasit Dean, skor 3-1 untuk keunggulan tim tuan rumah tetap bertahan.