Berhubungan dengan FFP, City Bisa Saja Dapat Sanksi dari UEFA

img
Mar
10

Manchester City terancam mendapatkan hukuman dari Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA). The Citizens diberitakan melanggar ketentuan Financial Fair Play (FFP).

Awal mulanya, Man City dimaksud lakukan pelanggaran ketentuan FFP itu oleh alat asal Jerman, Der Spiegel. Mereka membuat laporan itu berdasar pada bocoran info dari Football Leaks.

Alat itu mengaku rezim Manchester City Sheikh Mansour menggelembungkan persetujuan sponsor juta-an dolar dengan perusahaan-perusahaan dari Abu Dhabi, memakai kekayaan pemiliknya. Perihal ini sangat mungkin mereka penuhi ketentuan FFP.

Jika dapat dibuktikan bersalah, Manchester City dapat dikenai sangsi berat seperti tidak dapat main di Liga Champions. Pelanggaran ini dipandang serius sebab mencederai fair play di sepak bola.

UEFA melaunching pengakuan yang mengkonfirmasi jika scuad bimbingan Josep Guardiola itu tengah dilihat. Mereka pun menyebutkan pendapat pelanggaran itu didapati lewat alat.

“Tubuh Investigasi dari Tubuh Kontrol Keuangan Berdiri sendiri Club UEFA ini hari sudah buka penyidikan resmi pada Manchester City FC untuk peluang pelanggaran ketentuan Financial Fair Play (FFP).”

“Investigasi akan konsentrasi pada beberapa pendapat pelanggaran FFP yang belakangan ini diterbitkan di beberapa alat.”

“UEFA akan tidak membuat komentar selanjutnya mengenai permasalahan ini waktu investigasi tengah berjalan.” Demikian pengakuan sah dari pihak UEFA.

Sebelumya pihak City telah melaunching bantahan atas berita yang dikutip oleh Der Spiegel itu. Mereka bahkan juga menglaim “ada usaha untuk mengakibatkan kerusakan reputasi club dengan terorganisir serta jelas.”

Akan tetapi mereka pun menyongsong investigasi UEFA itu dengan tangan terbuka. Akan tetapi mereka pun menyanggah sudah lakukan pelanggaran finansial apa pun.

“Manchester City menyongsong baik pembukaan penyidikan sah UEFA menjadi peluang untuk akhiri spekulasi yang dibuat dari peretasan ilegal serta keluar dari kerangka publikasi surel City,” catat club itu.

“Dakwaan penyimpangan keuangan seutuhnya salah. Account club yang diedarkan penuh serta komplet serta permasalahan catatan hukum serta ketentuan.”