Arsenal Berduka di Kandang Leicester City

img
Nov
11

Arsenal harus pulang dengan tangan kosong sesudah bertamu ke kandang Leicester City di minggu ke-12 Liga Inggris. The Gunners kalah 0-2 di King Power Fase, Minggu (10/11/2019) pagi hari WIB.

Gawang Arsenal kecolongan pada set ke-2. Jamie Vardy serta James Maddison jadi dua pembuat gol ke gawang Arsenal.

Hasil ini membuat Leicester naik ke tempat dua klassemen sesaat dengan 26 point. Sedang Arsenal terpaku di tempat ke enam dengan 17 point.

Pertandingan Leicester menantang Arsenal diguyur hujan semenjak bola digelindingkan. Meskipun begitu, ke-2 team masih tampilkan permainan menyerang.

Arsenal atau Leicester saling memperoleh beberapa kesempatan untuk cetak gol. Tetapi, sampai turun minum, score masih 0-0.

Pada set ke-2, permainan menyerang masih dimainkan Leicester serta Arsenal. Di menit ke-55, Pierre-Emerick Aubamyeang cetak gol ke gawang Leicester.

Tetapi, gol itu dibatalkan wasit Chris Kavanagh. Karena, hakim garis telah mengusung bendera sinyal Aubameyang offside waktu terima operan terobosan Hector Bellerin.

Pada menit ke-68, simpatisan Leicester pada akhirnya bersorak sesudah Jamie Vardy cetak gol. Terima sodoran Youri Tielemans, Vardy melepas sepakan keras kaki kanan ke pojok kiri bawah gawang serta tidak dapat dicapai penjaga gawang Bernd Leno.

Ketinggalan satu gol, Arsenal coba membalas. Namun, tujuh menit selanjutnya Leicester cetak gol ke-2 melalui James Maddison selesai menyongsong umpan Vardy.

Score juga menjadi 2-0 untuk Leicester. Arsenal yang berusaha cetak gol balasan tidak bisa mewujudkannya sampai pertandingan selesai.

Waktu laga berjalan, Fans Arsenal meneriakkan beberapa kata berlainan waktu menantang Leicester City. Bila umumnya fans meneriakkan beberapa kata suport, sekarang justru sebaliknya.

Sepanjang laga berjalan, fans Arsenal meneriakkan “dikeluarkan pada pagi hari”. Jelas, pekikan fans itu ditempatkan pada sang manager, Unai Emery.

Pekikan itu makin keras waktu laga selesai untuk kekalahan team tamu. Pekikan “dikeluarkan pada pagi hari” yang dikerjakan oleh fans Arsenal malah jadikan bahan gurauan oleh simpatisan team tuan-rumah. Fans Leicester City mengubah pengucapan itu jadi “dikeluarkan pada malam hari”.

Gurauan ini selanjutnya di post di sejumlah account sosial media troll sepak bola.

Setelah laga akhir minggu ini, semua liga-liga Eropa terhitung Premier League masuk interval internasional. Unai Emery optimis Arsenal akan bangkit kembali sesudah interval sepanjang dua minggu.

“Saya meyakini kami akan lebih baik kemudian (interval internasional). Saya merasakan kami harus mendapatkan point di kandang sendiri, yakin diri, serta jadi kuat pada pertandingan kandang,” sebut Emery.

“Kami sedikit menerima kekalahan, tapi kami seringkali bermain seri, itu yang penting untuk tempat di klassemen. Tapi, saya memandang kami dapat sampai kesetimbangan menjadi kuat serta jadi lebih baik pada laga ini,” sambungnya.

Selain itu, Supporter Arsenal minta manajemen untuk selekasnya menunjuk Jose Mourinho jadi alternatif Unai Emery. Hal tersebut mereka pastikan sesudah Arsenal kalah 0-2 dari Leicester City pada pertandingan minggu ke-12 Premier League.

Arsenal tidak rasakan kemenangan pada lima pertandingan paling akhir yang mereka lalui. Diluar itu, berlangsung banyak perselisihan internal yang menyertakan Unai Emery.

Unsur itu membuat supporter Arsenal mulai merasakan jemu serta kehilangan keyakinan pada Emery. Perubahan manager dikatakan sebagai jalan keluar paling cepat supaya Arsenal dapat bangun.

Jose Mourinho jadi nama yang digencarkan supporter Arsenal. Menurut mereka, Mourinho adalah pilihan paling baik untuk Arsenal pada sekarang.

Pengalaman Mourinho di Premier League bersama dengan Chelsea serta Manchester United jadi allusion penting suporter The Gunners inginkan manager asal Portugal itu. Manajemen memberikan tanda-tanda siap lakukan perubahan manager bila Emery tidak berhasil mengusung perform Arsenal.

Jose Mourinho sudah memberikan isyarat siap terima pinangan Arsenal. Dia berkeinginan untuk kembali pada Premier League bersama dengan The Gunners.

Awalnya, Mourinho diberitakan sudah menampik penawaran untuk mengatasi Olympique Lyon serta Borussia Dortmund. Hal tersebut dia kerjakan untuk menanti penawaran dari Arsenal.

Dalam beberapa peluang, Mourinho mengembangkan visinya bila jadi manager Arsenal. Dia telah mempunyai gagasan untuk memaksimalkan scuad Arsenal dengan taktik yang dia punya.